![]() |
| (Belorens.com) |
KLIK INFO - Pernah merasa foundation terlihat abu-abu, atau lipstik favorit justru membuat wajah terlihat pucat? Masalahnya bukan selalu di produknya, melainkan bisa jadi di undertone kulit. Banyak orang masih bingung membedakan skin tone (warna kulit) dengan undertone. Padahal, menurut ahli dermatologi dari American Academy of Dermatology (AAD), memahami undertone sangat penting agar pemilihan produk makeup terlihat lebih alami dan menyatu dengan kulit (AAD). (Sumber: AAD)
Apa Itu Undertone?
Undertone adalah rona dasar di bawah permukaan kulit. Berbeda dengan skin tone yang bisa berubah akibat paparan matahari, cuaca, atau faktor eksternal lainnya, undertone tetap sama seumur hidup.
Secara umum, undertone dibagi menjadi tiga kategori utama:
- Warm (hangat) → rona keemasan, kekuningan, atau peach.
- Cool (dingin) → rona kebiruan, kemerahan, atau keunguan.
- Neutral (netral) → perpaduan keduanya, tidak dominan ke warm maupun cool.
Menurut Healthline, mengetahui undertone akan sangat membantu dalam memilih foundation, blush, hingga warna pakaian yang sesuai (Sumber: Healthline).
Cara Mudah Menentukan Undertone Kulit
Ada beberapa cara praktis yang bisa kamu coba di rumah. Ahli kecantikan biasanya merekomendasikan metode berikut:
1. Tes Urat Nadi
- Jika urat nadi terlihat biru atau ungu, tandanya undertone kamu cool.
- Jika terlihat hijau, tandanya undertone warm.
- Jika sulit ditentukan, kemungkinan besar kamu neutral.
2. Tes Perhiasan
- Jika perhiasan emas membuat kulit terlihat lebih cerah, kamu cenderung warm.
- Jika perhiasan perak lebih cocok, kamu cenderung cool.
- Jika keduanya cocok, kamu neutral.
3. Tes Warna Pakaian
- Kulit lebih segar dengan putih murni → undertone cool.
- Kulit lebih cocok dengan putih gading/cream → undertone warm.
- Sama-sama cocok → neutral.
Pentingnya Undertone dalam Makeup
1. Foundation & Concealer
Foundation dengan undertone yang tepat akan menyatu sempurna tanpa terlihat abu-abu. Misalnya, orang dengan undertone warm cocok dengan foundation bernuansa golden, sedangkan undertone cool lebih cocok dengan nuansa rose.
2. Lipstik
- Undertone warm: cocok dengan coral, peach, merah-oranye.
- Undertone cool: lebih pas dengan merah kebiruan, plum, berry.
- Undertone neutral: bisa fleksibel, cocok hampir semua warna.
3. Blush & Eyeshadow
Warna blush yang tepat dapat menonjolkan rona sehat alami. Undertone warm biasanya pas dengan peachy tones, sedangkan undertone cool lebih segar dengan pink.
Tren Undertone dalam Dunia Beauty
Menariknya, undertone kini bukan hanya jadi panduan dalam makeup, tapi juga fashion. Menurut laporan Vogue Business, semakin banyak brand kecantikan dan fashion menggunakan analisis undertone untuk menawarkan pengalaman belanja personal, misalnya lewat fitur AI shade matcher di situs mereka (Sumber: Vogue Business).
Teknologi ini membantu konsumen menemukan foundation, blush, hingga lipstik yang sesuai warna kulit tanpa harus mencoba langsung di toko. Bahkan, tren customized beauty berbasis undertone mulai populer di kalangan brand internasional.
Tips Memilih Produk Makeup Berdasarkan Undertone
- Warm undertone → foundation dengan label warm, golden, yellow. Lipstik coral, peach, atau merah-oranye sangat cocok.
- Cool undertone → foundation dengan label cool, rose, pink. Lipstik merah-biru, berry, plum akan lebih menyatu.
- Neutral undertone → fleksibel! Bisa menggunakan spektrum warna baik warm maupun cool.

nice info min
ReplyDelete