![]() |
| (dokumentasi pribadi) |
KLIK INFO - Kalau kamu sedang merencanakan jalan-jalan ke Semarang dan ingin cari tempat nongkrong yang beda dari biasanya, Spiegel Bar & Bistro bisa jadi pilihan yang wajib masuk daftar. Kafe bergaya Eropa ini bukan cuma cantik untuk difoto, tapi juga kaya sejarah dan punya vibe yang susah ditandingi.
Jejak Sejarah Spiegel yang PanjangGedung Spiegel bukan bangunan biasa. Ia dibangun pada tahun 1895 oleh seorang pengusaha Belanda bernama H. Spiegel. Dulu, tempat ini adalah toko serba ada (department store) yang menjual berbagai barang impor mewah untuk kalangan Eropa yang tinggal di Semarang. Bisa dibilang, ini adalah salah satu pusat perbelanjaan elite di zamannya.
Setelah puluhan tahun kosong dan nyaris terlupakan, gedung ini akhirnya dipugar dan dihidupkan kembali. Kini, ia hadir sebagai Spiegel Bar & Bistro, tempat makan dan nongkrong bergaya Eropa klasik yang tetap mempertahankan bentuk asli bangunannya. (Sumber: Kumparan, Espos.id, Kompas.id)
Interior: Eropa di Tengah SemarangBegitu melangkah masuk ke dalam Spiegel, saya langsung merasa seperti sedang berada di kafe tua di Amsterdam. Nuansa industrial vintage terasa kuat, dinding bata ekspos, langit-langit tinggi, lampu-lampu temaram, dan ornamen klasik membuat suasananya begitu nyaman dan hangat.
Banyak spot di dalamnya yang cocok buat kamu yang suka foto-foto. Apalagi kalau datang sore hari, cahaya matahari yang masuk lewat jendela besar bisa jadi lighting alami yang sempurna untuk konten Instagram-mu.
Menu yang Menggoda SeleraSpiegel menawarkan menu yang cukup beragam, didominasi oleh sajian western yang dikurasi dengan cita rasa tinggi. Saat saya berkunjung, saya mencoba beberapa menu andalan:- Truffle Mushroom Pasta – creamy, wangi truffle-nya terasa
- Spiegel Beef Burger – tebal, juicy, dan roti brioche-nya lembut
- Flat White – buat pecinta kopi, ini pilihan yang pas
- Espresso Martini – cocktail khas mereka yang wajib dicoba saat malam
Selain itu, mereka juga menyediakan berbagai pilihan wine, craft beer, dan minuman non-alkohol. Menurut saya, tempat ini cocok untuk semua suasana: brunch santai, meeting ringan, hingga dinner romantis. (Sumber: tripadvisor.co)
Spiegel: Perpaduan Masa Lalu dan Gaya Hidup ModernSpiegel bukan sekadar tempat makan atau ngopi. Ia adalah ruang di mana masa lalu dan masa kini bertemu. Di tengah arsitektur klasik yang tetap dipertahankan, kita bisa menikmati gaya hidup modern entah itu lewat sajian makanan, suasana santai, atau obrolan ringan sambil menatap lalu lalang orang di Kota Lama.
Buat kamu yang suka tempat berkarakter, yang bukan sekadar ‘estetik’ tapi juga punya cerita, Spiegel adalah destinasi yang tak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Semarang.

tempatnya estetik banget
ReplyDelete