![]() |
| (NBC News) |
Penemuan Mengejutkan
Pada 8 September 2025, sebuah Tesla putih ditemukan di tow yard Hollywood Hills setelah ditarik oleh otoritas setempat. Bau menyengat dari dalam mobil membuat petugas curiga, hingga akhirnya polisi membuka bagasi depan dan mendapati jasad seorang remaja dalam kondisi membusuk. Identitas korban kemudian dikonfirmasi sebagai Celeste Rivas Hernandez, 15 tahun, yang telah hilang sejak April 2024.
Penemuan ini langsung memicu sorotan publik luas karena kendaraan tersebut terdaftar atas nama D4vd. Meskipun penyanyi itu belum secara resmi ditetapkan sebagai tersangka, keterkaitan mobil dan jasad korban menimbulkan spekulasi luas di kalangan penggemar maupun media internasional. (Sumber: Detik.com, ABC13)
Penyelidikan dan Penggeledahan
Pasca penemuan jasad, polisi Los Angeles segera melakukan penggeledahan di rumah Hollywood Hills yang pernah ditempati D4vd. Tim forensik menyita sejumlah barang elektronik, dokumen, hingga kamera pengawas dari rumah tersebut. Hasil otopsi sementara menyebut korban mengalami tanda-tanda kekerasan, namun penyebab kematian belum diumumkan secara resmi.
Sampai saat ini, LAPD masih berhati-hati dalam menyampaikan informasi. Pihak berwenang belum menetapkan tersangka, meski publik terus menekan agar kasus ini segera mendapat kejelasan. Beberapa pengamat hukum menilai kasus ini berpotensi panjang, mengingat keterlibatan figur publik yang sedang meniti karier besar di dunia musik. (Sumber: Media Indonesia, ABC7)
Dampak pada Tur Dunia
Pihak manajemen D4vd segera mengumumkan pembatalan tur Withered World Tour yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung di Seattle, San Francisco, Los Angeles, hingga beberapa kota besar Eropa. Promosi album terbaru juga dihentikan untuk sementara, sembari menunggu perkembangan dari hasil penyelidikan kepolisian.
Misteri dan Spekulasi
Kasus ini menyisakan banyak pertanyaan yang belum terjawab. Sejumlah media luar negeri menyebut adanya kemiripan tato bertuliskan “Shhh…” di tubuh korban dengan milik D4vd. Bahkan, muncul rumor bahwa penyanyi tersebut sempat menulis lagu unreleased berjudul “Celeste”, nama yang sama dengan korban. Namun, belum ada konfirmasi resmi dari pihak manajemen maupun kepolisian terkait spekulasi ini.
Spekulasi liar di kalangan publik memicu pro dan kontra. Sebagian warganet berpendapat bahwa kasus ini bisa saja merupakan jebakan atau kesalahpahaman besar, sementara yang lain menilai bukti-bukti yang ada terlalu mengarah pada keterlibatan sang musisi. Hingga kini, misteri kasus tersebut masih menjadi bahan liputan utama media global. (Sumber: The Guardian, People.com)
Reaksi dari Indonesia
Di Indonesia, kasus ini juga ramai dibicarakan, terutama di media sosial seperti X dan TikTok. Banyak penggemar yang awalnya menantikan kehadiran D4vd di Asia Tenggara merasa kecewa dengan pembatalan tur ini. Bahkan, sebagian penggemar di Jakarta yang berharap Indonesia masuk daftar tur kini merasa harapan mereka pupus.
Sejumlah musisi lokal juga ikut memberikan komentar. Beberapa menekankan pentingnya menjaga citra dan integritas di tengah popularitas global. Bagi penggemar musik Indonesia, kasus ini menjadi pengingat bahwa industri hiburan bukan hanya soal musik dan panggung, tetapi juga tentang tanggung jawab pribadi seorang artis di mata publik.

ngeriii
ReplyDeletekaget banget bacanya…
ReplyDelete