![]() |
| (dokumentasi pribadi) |
Wisuda jurusan ini merupakan perayaan sekaligus simbol perjuangan panjang dan kebersamaan. Hari itu, bendera dikibarkan khusus untuk angkatan 21 dan 22, para kakak tingkat yang esok harinya akan melaksanakan wisuda. Senyum bangga terlihat jelas di wajah mereka. Di balik toga dan selempang yang sudah disiapkan, tersimpan cerita panjang tentang perjuangan, begadang menyelesaikan tugas, hingga kerja sama dalam menyelesaikan setiap tantangan perkuliahan.
Arak-arakan sore itu dipimpin oleh angkatan 23 dan 24. Dengan penuh semangat, mereka memimpin barisan, mengatur jalannya acara, sekaligus memastikan suasana tetap hidup. Teriakan penyemangat, lagu-lagu riang, dan tepukan tangan bergema sepanjang perjalanan. Adik-adik mahasiswa baru angkatan 2025, meski masih hijau, tak mau kalah. Mereka ikut meramaikan, membawa poster-poster kreatif bertuliskan ucapan selamat, serta balon berwarna cerah yang membuat suasana semakin meriah.
Semua mahasiswa TGP tampil kompak dengan baju hitam. Dari kejauhan, barisan itu tampak seperti lautan hitam yang bergerak beriringan. Namun justru dari kekompakan itulah terlihat keindahan, satu suara, satu langkah, satu semangat.
Perjalanan dimulai dari halaman Gedung TGP. Rombongan berjalan dengan teratur, melewati jalan utama menuju SOR. Di sepanjang rute, tawa dan sorakan tak henti-hentinya terdengar. “Dari dulu TGP itu satu, dari dulu TGP itu satu, dari dulu TGP itu satu!” teriak kami dengan suara lantang sambil mengangkat tangan.
Ketika arak-arakan sampai di depan SOR, suasana semakin riuh. Beberapa mahasiswa mengibarkan bendera TGP dengan bangga, beberapa ikut berteriak memeriahkan acara. Mahasiswa baru 2025 tampak bersemangat sebagian dari mereka sibuk mendokumentasikan momen bersejarah itu, sebagian lainnya ikut bernyanyi sambil bertepuk tangan.
Setelah mengelilingi SOR, rombongan kembali menuju Gedung TGP. Sore berganti senja, cahaya lampu mulai menyinari halaman kampus. Namun semangat mahasiswa TGP tak surut sedikit pun. Saat barisan kembali ke titik awal, sorak-sorai semakin keras, seakan menyambut para pahlawan kecil yang berhasil menaklukkan masa studi mereka.
Tepuk tangan bergemuruh, diiringi sorakan dari mahasiswa baru yang tak henti-hentinya bersuara. Sementara itu, para wisudawan angkatan 21 dan 22 hanya bisa tersenyum haru. Mereka tahu, malam itu bukan sekadar acara perayaan, melainkan simbol persaudaraan lintas angkatan.

selamat wisuda angkatan 21 dan 22
ReplyDelete